LM – Irwasda Polda Aceh, Kombes Muhamad Setyobudi Dwiputro, melantik 201 bintara remaja Polri dalam sebuah upacara penutupan pendidikan, pelantikan, dan pengambilan sumpah Diktukba Polri gelombang I tahun anggaran 2023. Upacara tersebut berlangsung di SPN Polda Aceh, Seulawah, Kabupaten Aceh Besar pada hari Kamis (6/7).
Meskipun Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar seharusnya menjadi inspektur upacara dan melantik para siswa, Irwasda Polda Aceh secara tegas mengatakan bahwa Kapolda memiliki tugas di luar daerah dan dirinya menjadi perwakilan dalam pelantikan dan penutupan Diktukba Polri tahun 2023.
Dalam sambutannya, Kombes Muhamad Setyobudi Dwiputro menyebut upacara tersebut sebagai momentum penting yang menandai berakhirnya pendidikan pembentukan anggota Polri. Ia mengucapkan selamat kepada para bintara remaja Polri yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pembentukan selama lima bulan dengan baik. Pada hari itu, mereka resmi dilantik sebagai anggota Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).
Muhamad Setyobudi Dwiputro menekankan bahwa setelah dilantik, para bintara remaja Polri harus menyadari identitas dan kehormatan profesi yang mereka emban. Mereka diharapkan dapat mengaktualisasikan sikap, tutur kata, dan perilaku baik sebagai bhayangkara negara, baik dalam maupun di luar tugas dinas, sehingga dapat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Muhamad Setyobudi Dwiputro juga membahas dinamika politik menjelang Pemilu 2024 yang telah memasuki tahapan awal. Ia menyoroti pengaruhnya terhadap situasi kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia, terutama dengan perkembangan kejahatan yang semakin canggih menggunakan modus dan pola baru.


