Polda Aceh menempati urutan kedua dari 34 polda dengan nilai IKPA terbaik pada tahun 2024. Prestasi tersebut, menurutnya, merupakan buah kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh jajaran, khususnya para pengemban fungsi keuangan. Ia meminta, capaian yang telah diraih tersebut tidak membuat jajaran cepat berpuas diri.
“Prestasi ini jangan hanya dipertahankan, tapi harus terus ditingkatkan agar Polda Aceh dapat memberi kontribusi terbaik bagi laporan keuangan Polri secara nasional,” pesannya.
Terakhir, Kapolda menekankan bahwa Bimtek dan asistensi tersebut bukan sekadar forum transfer ilmu, melainkan ruang diskusi untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan nyata di lapangan terkait pengelolaan keuangan.
“Manfaatkan forum ini sebaik-baiknya. Tingkatkan capaian indikator kinerja pelaksanaan anggaran dengan nilai sangat baik, optimalkan pengendalian intern, selesaikan perwabkeu kontraktual tepat waktu, dan pastikan seluruh pengelolaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, tertib, dan transparan,” ujarnya.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya sinergi, integritas, dan pengawasan berkelanjutan. Ia meminta agar asistensi dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, memperkuat kerja sama baik internal maupun eksternal, meningkatkan profesionalisme dan integritas, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan anggaran.
“Jadikan forum ini sebagai sarana untuk mengkonsultasikan kendala, menggali solusi bersama tim Puskeu Polri, dan pastikan hasilnya benar-benar diimplementasikan di satker masing-masing,” pungkasnya.












