Scroll untuk baca artikel
Wisata

Kemeriahan Aceh Festival 2025 Tetap Pecah di Tengah Hujan Gerimis

×

Kemeriahan Aceh Festival 2025 Tetap Pecah di Tengah Hujan Gerimis

Sebarkan artikel ini

Menurutnya, keberagaman atraksi dan kolaborasi seni dari berbagai daerah justru menunjukkan kuatnya persatuan dalam bingkai budaya Aceh. Ia juga menilai bahwa festival ini berpeluang besar mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya.

 

Table of Contents

“Pemerintah Aceh berharap Aceh Festival dapat menjadi kegiatan unggulan yang memperluas peluang ekonomi, memperkuat promosi daerah, serta membangun kebanggaan generasi muda terhadap budayanya sendiri. Kita ingin festival ini menjadi gerakan bersama, tempat budaya tumbuh, ekonomi rakyat berkembang, dan citra Aceh semakin baik di mata nusantara,” jelasnya.

 

Tahun ini, Aceh Festival menghadirkan 30 tenan, terdiri atas 28 tenan kuliner yang menampilkan kekayaan gastronomi Aceh serta dua tenan komunitas yang memamerkan karya dan aktivitas budaya kreatif. Selain itu, puluhan seniman dari berbagai bidang turut tampil, termasuk musisi lokal, talent budaya, sanggar tradisi, serta beberapa grup seperti Orang Hutan Squad dan Gita Handayani.

 

Penyelenggara menata festival dalam empat zona besar: Khanduri Raya, Creative & Cultural Market, Culinary Collaboration, dan Social & Youth Zone. Pembagian zonasi ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan mendorong aktivitas ekonomi yang lebih merata di seluruh area festival.

 

Dengan kemeriahan pembukaan dan antusiasme masyarakat, Aceh Festival 2025 diharapkan menjadi magnet baru untuk promosi budaya, kuliner, serta potensi ekonomi kreatif Aceh ke tingkat nasional.(Adv)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca