LM – ada hari pertama perayaan Idul Adha 1444 H/2023, suasana jalan di Kota Banda Aceh terlihat sunyi dan lapang. Berbeda dengan kebiasaan, di mana jalan-jalan tersebut selalu dipadati oleh aktivitas kendaraan dan keramaian masyarakat, hari ini tampak sangat berbeda. Tidak hanya itu, sebagian besar toko juga tutup, memberikan kesan lebih tenang di kota ini. Kamis (29/6).
Kegiatan perayaan Idul Adha yang dirayakan oleh umat Muslim di Kota Banda Aceh terbukti telah menggerakkan banyak warga untuk pulang kampung dan merayakan hari besar ini bersama keluarga mereka di kampung halaman. Fenomena ini telah mengubah suasana kota menjadi sunyi dan sepi.
Dalam berbagai sudut kota, jalan-jalan yang biasanya ramai dengan lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki hari ini nampak sepi. Beberapa kendaraan yang terlihat di jalan hanya sedikit dan bergerak dengan kecepatan yang lebih lambat dari biasanya. Pedagang kaki lima yang biasanya memadati trotoar juga absen, memberikan kesan kosong dan tenang di sepanjang jalan.

Selain itu, sejumlah toko yang biasanya buka sepanjang hari juga terlihat tutup. Beberapa pemilik toko mengambil kesempatan untuk mengunjungi keluarga mereka di kampung halaman, meninggalkan toko mereka dalam keadaan tertutup. Hal ini menyebabkan sebagian besar pusat perbelanjaan di Kota Banda Aceh tidak beroperasi sepenuhnya.
Salah seorang warga, Ramadhan, mengungkapkan kebahagiannya dapat merayakan Idul Adha di kampung halaman bersama keluarga. “Setiap tahunnya, saya selalu merindukan momen seperti ini. Saat Idul Adha tiba, saya senang bisa bersama keluarga di kampung. Kota terlihat lebih sepi daripada biasanya, tetapi itu tidak mengurangi kebahagiaan kami,” ungkapnya dengan senyuman.


