LM – Saat kemarau panjang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, warga menghadapi tantangan yang cukup berat akibat kekeringan. Namun, kekhawatiran itu segera mendapat perhatian dari Polri yang langsung beraksi untuk membantu warga dalam mengatasi krisis air bersih tersebut.
Polri, melalui Polres Grobogan, mengambil inisiatif yang menarik dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak langsung oleh kekeringan. Kapolres Grobogan, AKBP Dedy Anung Kurniawan, memimpin penyaluran bantuan ini dengan menggunakan beragam kendaraan dan tenaga, termasuk 1 mobil water cannon yang biasa digunakan untuk menghadapi aksi demonstrasi, 4 mobil tangki dari BPBD dan PDAM, serta 50 anggota Bhabinkamtibmas dengan motor bronjong berisi air bersih.
Penyaluran air bersih tersebut tidak hanya berfokus pada satu titik saja, melainkan disebar di beberapa wilayah yang terdampak kekeringan, seperti di Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan dan Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan. Inisiatif ini memperlihatkan kerjasama yang baik antara Polri dengan BPBD dan PDAM Grobogan dalam menghadapi krisis air bersih yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga.
Dalam pernyataan tertulisnya, Kapolres Grobogan, Selasa, 1 Agustus 2023, menjelaskan pentingnya upaya ini dalam membantu masyarakat yang telah mengalami kekeringan selama dua bulan. Sebagian besar warga di wilayah tersebut bekerja sebagai petani, sehingga akses terhadap air bersih sangat penting bagi kelangsungan hidup mereka.
Kepala Desa Karangrejo Kecamatan Grobogan, Dwi Sri Astutik, sangat mengapresiasi peran aktif Polri dalam membantu masyarakatnya. Sebelumnya, warga harus mengambil air dari sumur di sawah, atau membeli dengan harga tinggi. Namun, dengan bantuan air bersih yang disalurkan langsung oleh Kapolres Grobogan ke desanya, beban warga tersebut akhirnya terbantu.


