‘Gali potensi Kota Langsa, sektor perkebunan, pertanian serta pelabuhan harus dikelola dengan baik demi masyarakat. Kota Langsa harus memanfaatkan letak geografisnya sebagai gerbang Aceh di wilayah timur. Dengan kepemimpinan baru, semangat baru, Insya Allah Langsa akan lebih maju,” kata Mualem.
Selain itu, Gubernur juga berpesan agar Pemko Langsa selalu melibatkan akademisi dalam menyusun program pembangunan di Kota Langsa. Libatkan sektor swasta, para pengusaha dalam proses pembangunan tersebut.
“Jaga komunikasi serta selalu meminta do’a dan restu dari para ulama. Dengan dukungan spiritual dari para ulama, Insya Allah segala program pembangunan yang direncanakan dan dijalankan akan sukses dan diridhai Allah,” ucap Mualem.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga berpesan agar Pemko Langsa selalu mendukung dan menyukseskan program swasembada beras Presiden Prabowo, yang selama ini fokus meningkatkan perekonomian para petani. Hal ini dibuktikan dengan menetapkan harga gabah Rp6.500 per kilogram.
Sebelumnya, Wali Kota Langsa dalam sambutanya menyampaikan apresiasi atas segala dukungan dari semua pihak serta menegaskan komitmennya untuk membangun Kota Langsa.
“Terima kasih yang atas dukungan serta mengajak semua pihak untuk secara bersama memajukan Kota Langsa. Hal besar tidak bisa dilakukan hanya oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk mendukung upaya mewujudkan Langsa Juara,’ ujar Jeffry.
Untuk mendukung penyelenggaraan kesehatan yang prima, Jeffry meminta Gubernur Aceh untuk segera menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Regional di Kota Langsa.












