Menurut Pangdam, keterlibatan TNI dalam program pangan menjadi bentuk nyata dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat. TNI berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak demi ketahanan pangan berkelanjutan di Aceh.
Kegiatan ini juga dirancang untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan yang sehat dan bergizi. Dengan dukungan dari personel Kodam IM, distribusi bantuan dapat menjangkau daerah-daerah terpencil dan menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Kepala Perum Bulog Kanwil Aceh, Ihsan, S.P., menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan Kodam IM dalam mempercepat distribusi dan sosialisasi program.
“Dengan dukungan personel Kodam Iskandar Muda, kegiatan ini dapat menjangkau daerah-daerah terpencil serta mempercepat penyaluran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Ihsan.
Data dari Perum Bulog mencatat sebanyak 544.554 keluarga di seluruh Aceh menjadi penerima Bantuan Pangan Beras (PBP), sementara di Kota Banda Aceh terdapat 10.320 keluarga penerima yang tersebar di sembilan kecamatan melalui 90 titik distribusi.
Melalui program Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli beras SPHP dengan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditetapkan pemerintah. Hal ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.
Adapun penyaluran Banpang ditujukan bagi keluarga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar pangan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Kasdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, Danlanud Sultan Iskandar Muda, Danrem 012/TU, serta perwakilan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, Pemerintah Daerah, dan pelaku usaha pangan lokal.***












