Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Pangdam IM Terima Audiensi KKR Aceh, Bahas Sinergi Rekonsiliasi di Bener Meriah

×

Pangdam IM Terima Audiensi KKR Aceh, Bahas Sinergi Rekonsiliasi di Bener Meriah

Sebarkan artikel ini

LM — Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), menerima audiensi dari Ketua Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Masthur Yahya, S.H., M.Hum., beserta rombongan di ruang kerja Pangdam IM, Makodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Rabu (16/7/2025).

Dalam pertemuan itu, KKR Aceh menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan rekonsiliasi kolektif di Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini bertujuan memulihkan hak-hak korban konflik dan memperkuat kohesi sosial masyarakat. KKR Aceh berharap mendapat dukungan dan masukan dari Kodam IM untuk menyukseskan program tersebut.

Table of Contents

“Kami memandang perlu adanya koordinasi dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI, khususnya Kodam IM,” ujar Masthur Yahya.

Mayjen TNI Niko Fahrizal menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan komitmen Kodam IM untuk mendukung setiap upaya menjaga perdamaian dan stabilitas di Aceh. Ia menyebut stabilitas keamanan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Kami mendukung setiap langkah strategis yang bertujuan menjaga stabilitas dan memperkuat perdamaian di Aceh, termasuk melalui rekonsiliasi,” kata Pangdam.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan pendekatan dialogis untuk membangun harmoni sosial. “Kami percaya, dengan dialog, keterbukaan, dan semangat persatuan, damai Aceh akan semakin kokoh,” tambahnya.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Pangdam IM mengapresiasi kerja KKR Aceh yang dinilainya konsisten menjalankan mandat rekonsiliasi demi menjaga ketenteraman masyarakat. Ia berharap kegiatan rekonsiliasi di Bener Meriah memberi dampak nyata bagi para korban konflik serta masyarakat luas.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca