Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Juli 2026 ini merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi ASN melalui Banda Aceh Academy (BAA) yang sebelumnya telah dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal beberapa waktu yang lalu sebagai wadah peningkatan kapasitas aparatur di berbagai bidang strategis.
Dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setdako Banda Aceh Nurdin, peserta pelatihan terdiri atas para kepala OPD, kabag, sekretaris atau pejabat administrator yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan data, serta operator data OPD.

Dalam sambutannya, Nurdin menegaskan bahwa pengelolaan data yang baik menjadi pondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan tepat sasaran. Menurutnya, data yang terintegrasi akan menghasilkan kebijakan publik yang lebih berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama mengenai tata kelola data, mulai dari proses pengumpulan, validasi, hingga integrasi ke dalam Portal Satu Data. Data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan akan menjadi dasar dalam perencanaan, pengambilan kebijakan, serta evaluasi pembangunan daerah,” ujar Nurdin.












