LM – Achmad Marzuki, Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, memberikan pesan-pesan penting saat melantik Pj Bupati Aceh Utara dan Pj Wali Kota Banda Aceh. Dalam acara yang berlangsung di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh pada Jumat (14/7/2023) sore, Achmad Marzuki menekankan beberapa hal kepada kedua kepala daerah tersebut.
Dalam pidatonya, Achmad Marzuki mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi yang harmonis dengan berbagai pihak, termasuk legislatif, judikatif, para ulama, dan elemen masyarakat lainnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar.
Selain itu, Achmad Marzuki juga menyoroti pentingnya menjalankan sistem pemerintahan secara transparan, akuntabel, dan taat hukum. Dia juga meminta agar pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan tepat waktu, agar pembangunan dapat dimulai lebih awal. Sistem administrasi juga perlu diperbaiki agar terkelola dengan baik.
Achmad Marzuki juga menyoroti masalah stunting yang tinggi di Banda Aceh dan Aceh Utara. Data dari BPS menunjukkan bahwa Aceh Utara memiliki angka stunting sebesar 38,3 persen, sedangkan Kota Banda Aceh memiliki angka stunting sebesar 25,5 persen. Angka-angka ini jauh lebih tinggi daripada angka stunting nasional yang sebesar 21,6 persen. Gubernur menekankan pentingnya upaya penurunan kasus stunting di kedua daerah tersebut, karena hal ini berdampak pada kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda Aceh di masa depan.


