Abituren Akabri 1991 itu juga mengatakan bahwa, penanaman jagung juga tersebut akan dilakukan secara bertahap pada 56 titik lahan yang tersebar di wilayah polres/polresta jajaran, dengan target panen mencapai 600 ton.
Ia menambahkan, program penanaman jagung ini bukan hanya bentuk dukungan Polri dalam ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sarana membangun ekonomi masyarakat serta memperkuat stabilitas keamanan di Aceh.
“Kami juga mohon dukungan dan arahan Kapolri serta instansi terkait lainnya dalam mengatasi persoalan struktural terkait ketersediaan lahan, agar agenda pembangunan berkelanjutan di Aceh dapat tercapai secara adil dan inklusif,” pungkasnya.***












