Ketua Tim Kerja MRP untuk Penanganan Aspirasi dan Permasalahan OAP, Benny Sweny, menyampaikan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo atas penambahan kuota 10.000 personel untuk Polda Papua yang akan tersebar di empat provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan. “Program ini adalah upaya Polri untuk memberikan pelayanan dan keamanan optimal kepada masyarakat Papua,” ungkap Benny.
Kapolda Papua, Irjen Pol Fakhiri, menegaskan bahwa 2.000 pemuda yang direkrut akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah, karena mereka akan kembali ke daerah masing-masing untuk mengabdi dan melayani masyarakatnya. Asisten SDM Kapolri, Irjen Dedi Prasetyo, mendorong kapolres di Papua untuk aktif dalam sosialisasi rekrutmen ini.
Karo SDM Polda Papua, Kombes Sugandi, mengingatkan para calon siswa Polri untuk tidak tergoda oleh calo yang menawarkan jasa kelulusan dengan imbalan uang, menegaskan bahwa proses penerimaan Polri adalah gratis. “Kami berkomitmen untuk menjaga ketatnya proses dan transparansi,” ujarnya.
Dalam tiga tahun terakhir, Polda Papua telah merekrut 3.939 personel Polri, dengan rincian 2.167 personel pada 2021, 794 personel pada 2022, dan 978 personel pada 2023. Proses rekrutmen tahun ini diharapkan akan semakin memperkuat keamanan dan pelayanan di wilayah hukum Polda Papua.***












