LM – Sendi yang sakit atau kaku sering bikin aktivitas jadi terganggu. Jalan sedikit saja sudah nyeri, naik tangga terasa berat, bahkan duduk terlalu lama pun bikin tidak nyaman. Masalah ini biasanya dialami oleh orang yang sudah berusia lanjut atau mereka yang punya kondisi seperti osteoartritis. Namun jangan khawatir, ada cara alami yang bisa membantu meredakan nyeri sendi, yaitu dengan jahe merah.
Jahe merah bukan cuma bumbu dapur biasa. Rempah beraroma kuat ini sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal dengan segudang manfaat. Kandungan gingerol, shogaol, dan minyak atsiri dalam jahe merah ternyata punya efek antiinflamasi yang baik untuk kesehatan sendi. Yuk, kita bahas bagaimana jahe merah bisa jadi sahabat untuk sendi yang sehat!
Kenapa Sendi Bisa Sakit?
Sebelum bicara tentang manfaat jahe merah, penting untuk tahu dulu kenapa sendi bisa terasa sakit. Biasanya, penyebab utamanya adalah peradangan pada jaringan di sekitar sendi. Pada kondisi seperti osteoartritis, lapisan pelindung sendi menipis sehingga tulang bergesekan satu sama lain dan menyebabkan rasa sakit, kaku, serta bengkak.
Faktor lain yang memicu nyeri sendi antara lain cedera, aktivitas fisik berlebihan, obesitas, atau infeksi. Nah, peradangan inilah yang bisa diredakan dengan bantuan senyawa alami dalam jahe merah.
Jahe Merah, Si Rempah Anti Nyeri
Jahe merah mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol yang bersifat antiinflamasi. Senyawa ini bekerja dengan cara menghambat produksi zat kimia penyebab peradangan di tubuh. Dengan begitu, rasa sakit dan bengkak di area sendi bisa berkurang.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jahe merah secara rutin dapat membantu penderita osteoartritis mengurangi nyeri sendi dan meningkatkan mobilitas. Bahkan, efeknya bisa mendekati obat pereda nyeri seperti ibuprofen, tetapi dengan risiko efek samping yang lebih rendah.
Cara Konsumsi Jahe Merah untuk Sendi
Jahe merah bisa dikonsumsi dengan berbagai cara. Cara paling sederhana adalah dengan merebus beberapa iris jahe merah dalam air panas, lalu diminum saat hangat. Rasanya sedikit pedas, tetapi hangat di tubuh dan nyaman di perut.
Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi jahe merah dalam bentuk teh herbal, bubuk instan, atau suplemen kapsul. Pastikan memilih produk yang sudah memiliki izin edar dari BPOM agar aman dikonsumsi.
Untuk hasil optimal, minumlah jahe merah secara rutin, misalnya 1–2 gelas sehari. Tapi ingat, jangan berlebihan karena konsumsi jahe dalam jumlah besar bisa menyebabkan masalah lambung bagi sebagian orang.
Manfaat Lain Jahe Merah
Menariknya, manfaat jahe merah tidak hanya berhenti pada kesehatan sendi. Rempah ini juga punya banyak khasiat lain yang sayang untuk dilewatkan. Berikut beberapa di antaranya:
- Redakan nyeri haid: Jahe merah membantu mengurangi kontraksi otot rahim yang menyebabkan rasa sakit saat menstruasi.
- Tingkatkan daya tahan tubuh: Kandungan antioksidan di dalamnya memperkuat sistem imun dan melawan infeksi.
- Bantu turunkan berat badan: Jahe merah punya efek termogenik yang mempercepat pembakaran lemak dan menekan nafsu makan.
- Atasi masalah pencernaan: Rempah ini memperlancar pencernaan dan mengurangi perut kembung.
- Jaga kesehatan mulut: Sifat antibakterinya membantu melawan bakteri penyebab bau mulut dan penyakit gusi.
Selain itu, jahe merah juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun, jika nyeri sendi Anda parah atau tak kunjung membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Yuk, mulai rawat sendi dengan cara yang alami dan aman. Segelas jahe merah hangat setiap hari bisa jadi awal yang baik untuk tubuh yang lebih sehat dan bebas nyeri!***












