Tajun Gibran, salah satu pelajar yang mencoba lintasan baru, mengapresiasi inovasi ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan pelayanan publik dan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan SIM. Ia berharap inovasi ini akan mendorong para pelajar dan masyarakat pada umumnya untuk membuat SIM sesuai dengan aturan dan syarat yang berlaku.
Dengan diluncurkannya lintasan baru ujian praktik SIM yang lebih mudah dan inovatif ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat untuk memiliki SIM akan meningkat, sehingga keselamatan berkendara di Aceh dapat ditingkatkan melalui pengemudi yang teruji keterampilan berkendaraannya melalui ujian praktik SIM yang lebih mudah dan terstruktur.






