Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek strategis terkait penguatan kapasitas fiskal daerah, optimalisasi tata kelola keuangan daerah, penguatan pendapatan daerah, serta sinkronisasi program pembangunan antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.
Menurut Fadhlullah, koordinasi yang intensif sangat diperlukan agar berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan optimal di tengah tantangan pembangunan daerah saat ini.
“Kami berharap hubungan koordinasi yang baik ini dapat terus diperkuat, sehingga Aceh memperoleh dukungan yang maksimal dalam menjalankan agenda pembangunan daerah,” katanya.
Kemudian pada pukul 15.00 WIB, Wakil Gubernur Aceh didampingi Bupati Nagan

dan Ketua DPRK Nagan Raya menghadiri pertemuan dan rapat bersama Satuan Tugas Percepatan Pemulihan & Rehabilitasi Rekontruksi (PRR) yang di hadiri Staf Khusus Mendagri RI Bidang Keamanan & Hukum Brigjen. Pol. Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K, S.H, M.H beserta jajaran di Posko Nasional PRR Jakarta.
Rapat membahas langkah-langkah percepatan pemulihan dan rehabilitasi Aceh, termasuk di Kabupaten Nagan Raya, dan juga dukungan lintas kementerian dan lembaga dalam percepatan penanganan infrastruktur, pemulihan sosial ekonomi masyarakat, serta penanganan berbagai dampak pascabencana.


