“Keberadaan pusat pelatihan dan pengembangan ini bisa memberikan edukasi sehingga petani kakao paham dan bisa mengatasi masalah hama dan pemasaran yang menjadi kendala selama ini,” kata Iskandar.
Dalam kesempatan itu, Iskandar meminta agar Mars Incorporated tidak hanya memberikan ilmu kepada para petani kakao di Aceh Timur, tapi juga memfasilitasi sarana prasarana dan bibit unggulan.
Sementara itu, Mars Asia Cocoa Director, Fay Fay Choo, mengatakan, pusat pelatihan kakao di Aceh Timur merupakan pelatihan budidaya bibit kakao kedua di Indonesia yang digelar pihaknya.
“Mars merupakan perusahaan global yang ingin dunia yang sejahtera melalui pengembangan kakao dengan cara menjalin kemitraan dengan berbagai pihak,” kata Fay Fay Choo.
“Fokus pelatihan kami adalah perempuan dan anak muda agar berkembang, nantinya disini akan akan kita kembangkan bibit kakao unggul yang bisa berfungsi untuk peremajaan kakao di Aceh serta meningkatkan produktivitas,” ujar Fay Fay Choo.
“Pusat penelitian Mars akan terus hadir dengan pengetahun dan teknologi yang kami miliki, kami ingin berkontribusi untuk Aceh,” pungkas Fay Fay Choo.
Kegiatan peresmian itu turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Timur, Anggota DPRA, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh.***












