Dukungan pemerintah Aceh terhadap proyek ini tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan kelancaran investasi, tetapi juga mencakup rencana pembangunan kantor perwakilan UEA di Sabang guna memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam pengelolaan proyek.
Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen, menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan kelanjutan dari upaya intensif BPKS dalam mengembangkan Sabang sebagai kawasan logistik strategis, yang telah dimulai sejak pertemuan-pertemuan pada Juli lalu. Salah satu fokus utama adalah potensi Sabang sebagai pangkalan logistik untuk mendukung operasi migas di Blok Andaman yang memiliki nilai ekonomis besar.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah Aceh dan UEA, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi Sabang, tetapi juga bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.***












