Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDPRKParlemen

Warga Gampong Mulia Keluhkan Persoalan Air Bersih Saat Reses Ketua DPRK

×

Warga Gampong Mulia Keluhkan Persoalan Air Bersih Saat Reses Ketua DPRK

Sebarkan artikel ini

LM-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar menerima keluhan warga Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam terkait persoalan pasokan air bersih yang sering tersendat ke daerah itu.

Keluhan tersebut diterima Farid Nyak Umar saat melakukan reses III masa persidangan ke I Tahun Anggaran 2023-2024 yang berlangsung di Aula Komplek Mesjid Al-Anshar Gampong Mulia, Rabu (29/11/2023).

Table of Contents

Baca Juga :  Dewan Kota Minta Pemko Fungsikan Pusat Kuliner Suramoe Krueng Aceh

Seperti diutarakan seorang Ulee Jurong (kadus), Amir Hamzah persoalan yang paling sering dialami warga gampong Mulia saat ini berkaitan dengan air bersih yang distribusinya tidak lancar, dimana kata dia warga harus menunggu air bersih sampai larut malam.

Karena itu kata Amir Hamzah momentum reses ini ia menyampaikan aspirasi tersebut kepada Ketua DPRK untuk disampaikan kepada Pemko Banda Aceh khusnya pihak Perumdam Tirta Daroy.

Baca Juga :  Anggota DPRK Banda Aceh Serahkan Bantuan Seragam Sekolah Untuk Siswa-Siswi

“Kami senang sekali bisa bertemu hari ini dan menyampaikan langsung persoalan ini kepada Pak Ketua DPRK, mungkin aspirasi kami ini bisa bapak sampaikan pihak terkait untuk ditindalanjuti,” kata Amir Hamzah.

Hal serupa juga disampaikan Muhammad Ridha, persoalan air bersih ini hampir menyeluruh dirasakan masyarakat Gampong Mulia, belakangan suplai air Perumdam Tirta Daroy sering macet sehingga menganggu aktivitas hari-hari masyarakat setempat.

Baca Juga :  Ketua DPRK Harap Tanaman Bonsai Jadi Potensi Ekonomi Kreatif Baru di Banda Aceh

“Karena sering macet sehingga terpaksa mengunakan air tanah (sumur) untuk kebutuhan sehari-hari karenanya kami meminta Pak Farid untuk menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah agar segera menuntaskan persoalan kami ini,” tutur Muhammad Ridha.

Lebih lanjut Muhamad Ridha menyampaikan keluhannya terkait beberapa saluran drainase yang belum memiliki penutup di daerah itu yang sangat membahayakan penguna jalan.

Baca Juga :  DPRK Desak Pemko Cari Solusi bagi Tenaga Kontrak yang Dirumahkan

Sementara Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar menyampaikan air bersih merupakan persoalan krusial yang belum sepenuhnya tuntas di Kota Banda Aceh, bahkan kata Farid dirinya bersama Perumdam Tirta Daroy dan dinas terkait sering turun ke lapangan untuk mengecek langsung jaringan instalasi pemipaan yang bermasalah.

Selama ini memang pihak Perumdam Tirta Daroy ketika dirinya menyampaikan keluhan warga, langsung direspon dengan pengecekan ke lapangan.

Baca Juga :  Syeh dan Pengaruhnya: Pemimpin dalam Tarian Seudati

“Tentu kami di DPRK terus mendorong Pemko Banda Aceh melalui Perumdam Tirta Daroy untuk membenahi persoalan air bersih secara komprehensif, terutama distribusi air yang belum bisa diakses 24 jam.

Kami juga meminta beberapa kawasan yang jaringan pemipaannya bermasalah untuk dapat segera dibenahi,” tutur Farid yang juga Ketua DPD PKS Banda Aceh.[Adv]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca