Scroll untuk baca artikel
Nasional

13 Jamaah Haji Positif Covid-19

70
×

13 Jamaah Haji Positif Covid-19

Sebarkan artikel ini
Jamaah haji melakukan sujud syukur setibanya di tanah air di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (17/7/2022). Sebanyak 450 jamaah haji kloter pertama asal Tuban kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww.

LM – JAKARTA – Juru Bicara Kementerian Kesehatan Moh Syahril mengatakan, hingga kini ada 13 jamaah haji yang terkonfirmasi Covid-19 setelah tiba dari Tanah Suci. Tiga belas jamaah haji tersebut berasal dari debarkasi (Bandara Internasional) Surabaya.

“Ada 13 jamaah haji yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan ada yang berasal dari debarkasi di Surabaya, ini tidak terlalu signifikan angkanya,” kata Syahril saat dikonfirmasi, Selasa (19/7/2022).

Table of Contents

Syahril menjelaskan prosedur kedatangan para jamaah haji di debarkasi. Saat tiba, para jamaah akan langsung dilakukan skrining kesehatan berupa pengecekan suhu melalui thermal scanner dan thermal gun, tanda dan gejala serta melakukan observasi terhadap jemaah di asrama haji debarkasi. Apabila ada jamaah dengan gejala demam atau menunjukkan potensi penyakit menular, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tes antigen.

“Tidak semua di PCR dan antigen. Jadi yang bergejala baru diperiksa antigen dan PCR. Yang tidak bergejala dibolehkan pulang dan akan dipantau selama 21 hari,” terangnya.

Syahril melanjutkan, para jamaah haji yang terkonfirmasi Covid-19, kemungkinan besar belum menunjukan gejala Covid-19 saat masih berada di Arab Saudi. Pasalnya, kesehatan jamaah haji sudah dinyatakan dalam keadaan sehat ketika akan pulang ke Indonesia.

“Saat berangkat kondisi semua sehat, namun kembali kan tergantung masa inkubasi virus itu sendiri. Yang jelas para jamaah haji telah mendapatkan booster,” kata Syahril.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin memperkirakan puncak kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 kemungkinan terjadi melewati akhir Juli 2022. Pasalnya, masih ada kepulangan jamaah haji yang kemungkinan bisa memicu peningkatan kasus Covid-19 cukup signifikan.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca