LM-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Dr Musriadi SPd MPd dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) memotivasi para siswa – siswi kurang mampu dan anak yatim di Kecamatan Ulee Kareng, Jumat (01/12/2023).
Motivasi tersebut disampaikan Musriadi saat menyerahkan bantuan seragam sekolah komplit kepada siswa – siswi kurang mampu dan anak yatim baik siswa tingkat SD, dan SMP yang berlangsung di SMP Negeri 10 Kota Banda Aceh.
Mengawali sambutannya Musriadi mengungkapkan bahwa memasuki usia dua tahun dirinya ditinggal ayahnya karena meninggal dunia, sehingga ia tinggal bersama ibunya dengan keadaan diterpa kesulitan ekonomi.
Meski demikian kata Musriadi ia dan kelurganya bertekad kuat untuk bisa sekolah sampai dengan SMA. Saat masuk lulua sekolah SMA, ia sudah berpikir bagaimana mencari uang untuk membiayai sekolah dan kehidupannya.
Walaupun bekerja menjadi penjahit sepatu di pasar Ulee kareng kala itu, sebab ibunya hanya seorang ibu rumah tangga tidak memiliki penghasilan tetap, yang kerja serabutan, bahkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga saja sudah sangat bersyukur.
“Kita harus bangkit dari semua masalah yang kita hadapi, saya udah buktikan itu, yang bisa merubah diri kita dengan diri kita dan pendidikan, mustahil saya bisa menyelesaikan kuliah S3 Doktor kalau dilihat dari kemampuan orang tua saya, tapi yakinlah Allah bersama kita,” kata Musriadi dihadapan para siswa dan para guru.
Musriadi mengingatkan yang lebih penting adalah ketekunan dan belajar yang giat, selebihnya meminta doa dari orang tua yang masih hidup. Banyak motivasi hidup yang bisa dipetik dari orang – orang yang telah sukses. Kuncinya adalah ihktiar, tawakal, minta restu orang tua.
“Alhamdulillah berkat doa orang tua dan ridhai Allah dengan berbagai perjuangannya, sampai hari ini saya menjadi wakil rakyat sebagai Anggota DPRK Banda Aceh,” ujarnya.
Lebih lanjut Musriadi menyampaikan menjadi Anggota Dewan, bukan akhir dari perjuangan, melainkan awak dari perjuangan agar bisa saling bantu membantu seperti yang ia lakukan hari ini.
Menurutnya ketika memberikan kebahagiaan kepada orang lain, sebenarnya seperti sedang membahagiakan diri sendiri.
“Teruslah berusaha dan berdoa. Allah tidak akan menyia-nyiakan usaha dan doa setiap hamba-Nya.
Kemudian jangan ragu untuk bermimpi, karena semua orang punya hak untuk itu dan bisa mewujudkan setiap mimpinya dengan doa dan usaha,” ucap Musriadi.[Adv]












