LM – Anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, mendesak kepada Pemerintah Kota Banda Aceh agar segera mengaktifkan Seuramoe Krueng Aceh, pusat kuliner megah di bantaran Krueng Aceh, yang hingga kini masih terbengkalai.
Dengan biaya pembangunan yang mencapai belasan miliar rupiah, fasilitas ini sebenarnya telah selesai beberapa bulan lalu, namun belum jelas alasan mengapa belum difungsikan.
Table of Contents
ToggleIrwansyah menyampaikan keprihatinannya terkait potensi kerugian dan merusak investasi yang sudah dilakukan jika bangunan tersebut tidak segera difungsikan.
Fasilitas ini, yang memiliki desain modern yang memadukan kekinian dengan keindahan pemandangan Krueng Aceh, menawarkan potensi besar sebagai destinasi kuliner dan wisata di Banda Aceh.
Politisi PKS ini mengingatkan bahwa ketidakaktifan Seuramoe Krueng Aceh dapat dianggap sebagai pemborosan dan kurangnya keseriusan dalam pengelolaannya, terutama mengingat biaya besar yang telah dikeluarkan untuk pembangunannya.
Selain itu, ia mengekspresikan keprihatinannya terkait kemungkinan kerusakan yang bisa terjadi jika bangunan tersebut terus dibiarkan tidak aktif.
Irwansyah juga menyoroti potensi negatif lainnya jika bangunan ini terus tidak aktif, khususnya berkaitan dengan kemungkinan penggunaan yang tidak baik.
Beberapa pihak telah melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar bangunan tersebut, dan Irwansyah mengkhawatirkan hal ini dapat memberikan dampak negatif pada lingkungan sekitar.
Dalam konteks ini, politisi PKS ini mendesak Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memberikan klarifikasi segera mengenai alasan ketidakaktifan Seuramoe Krueng Aceh.
Irwansyah juga menilai bahwa pemanfaatan fasilitas tersebut bukan hanya akan memberikan dampak positif dalam hal pariwisata dan kuliner, tetapi juga akan menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi daerah.
“Dengan menghidupkan pusat kuliner dan wisata tersebut, bukan hanya akan mendatangkan pendapatan langsung melalui pajak dan retribusi, tetapi juga dapat memberikan dorongan bagi perekonomian lokal dan membuka peluang investasi lebih lanjut,” ungkap Irwansyah.
Pernyataan Irwansyah mencerminkan harapan DPRK Banda Aceh untuk melihat Seuramoe Krueng Aceh menjadi salah satu ikon wisata kuliner yang membanggakan.
Dalam menghadapi tantangan ini, penting bagi pihak terkait untuk merespons dengan segera dan mengambil langkah-langkah konkret guna mendukung pengembangan pariwisata dan perekonomian kota. [Adv]












