Scroll untuk baca artikel
Nasional

Prabowo: Kalau Kalah Jangan Mengakui Anggap Saja Kemenangan Tertunda

×

Prabowo: Kalau Kalah Jangan Mengakui Anggap Saja Kemenangan Tertunda

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto di Acara Wisuda Universitas Pancasila. Tim Media Prabowo Subianto

LM –  Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berorasi ilmiah saat momen wisuda Universitas Pancasila. Prabowo berpesan kepada para generasi penerus bangsa untuk tidak mudah merasa kalah.

“Kau mungkin kalah, kalau kau kalah jangan mengakui kau kalah anggap saja kemenangan yang tertunda,” kata Prabowo mengawali orasi yang disambut tawa para wisudawan, seperti dilihat dari Channel Youtube Universitas Pancasila, Selasa (7/6).

Selain itu, Prabowo juga membangkitkan semangat petarung para wisudawan. Menurut dia, jika petarung terjatuh adalah hal biasa. Karena yang luar biasa adalah bagaimana petarung dapat kembali bangkit setelah dinyatakan K.O.

“Kalau kau jatuh itu biasa, petarung kadang-kadang jatuh, kadang-kadang K.O, yang penting bukan jatuhnya yang penting bagaimana kau berdiri kembali,” tegas Prabowo.

Prabowo Ingatkan Sifat Menuju Keberhasilan

Prabowo lalu mengingatkan tentang sifat-sifat menuju keberhasilan. Salah satunya, yakni dengan rajin membaca.

Dia percaya kecerdasan adalah soal bagaimana seseorang mampu mengasahnya. Sebab menurut Prabowo, kecerdasan bukanlah warisan genetik dari orang tua pada anaknya.

“Buku yang tebal jangan hanya dipajang. Asah kecerdasan mu! Jangan anggap bahwa kecerdasan itu dilahirkan, jadi kalau saya enggak cerdas, salah orang tua saya, No! Kecerdasan bisa kau asah, asal ada will. Selain itu juga harus disiplin,” wanti Prabowo.

Prabowo percaya, gelar dan rekam jejak sang ayah, Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo bisa mendapatkan semua gelarnya karena dijalankan hidupnya dengan bekerja keras yang konsisten.

“Dia kerjakan apa yang diminta dan dituntut kepadanya, lalu berpikir positif, berpikir baik, jangan menyerah,” Prabowo memungkasi.(Merdeka.com)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca