Scroll untuk baca artikel
Nasional

Bank Dunia Setuju Bentuk Cadangan Dana Kesehatan Global Khusus Tangani Pandemi

×

Bank Dunia Setuju Bentuk Cadangan Dana Kesehatan Global Khusus Tangani Pandemi

Sebarkan artikel ini
bank dunia. worldbank.org

LM – Dewan Direktur Bank Dunia telah menyetujui pembentukan Financial Intermediary Fund (FIF) atau Dana Perantara Keuangan yang akan bertugas membiayai investasi paling penting saat ini, yaitu kesehatan.

Presiden Grup Bank Dunia, David Malpass mengatakan, FIF akan menjadi lembaga keuangan pendukung yang akan memberikan tambahan dana jangka panjang dalam menghadapi ancaman pandemi di masa yang akan datang.

“FIF akan memberikan tambahan dana jangka panjang untuk mendukung negara dan kawasan berpenghasilan rendah dan menengah bersiap dalam menghadapi pandemi apabila kembali terjadi di masa yang akan datang,” kata Daid Malpass dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (2/7).
David menjelaskan, saat ini Bank Dunia telah menjadi penyedia pembiayaan terbesar untuk penanganan pandemi. Lebih dari 100 negara berkembang telah mendapatkan bantuan pembiayaan untuk memperkuat sistem kesehatan masing-masing negara. Namun hal ini ini belum sepenuhnya cukup, sehingga diperlukan lembaga keuangan khusus baru seperti FIF.
Rencananya FIF akan secara resmi diluncurkan dan mulai aktif beroperasi pada September tahun ini. Dalam beberapa minggu mendatang, Gugus Tugas Gabungan Keuangan dan Kesehatan (Joint Finance and Health Task Force/JFHTF), Bank Dunia dan WHO akan bekerja sama dengan para Donor FIF, mitra dan para pemangku kepentingan strategis untuk mengembangkan Kerangka Tata Kelola dan Manual Operasi dari FIF secara terperinci.

Modal Awal

Saat ini FIF telah memiliki modal awal sebesar USD 1 miliar dari berbagai negara pendiri. Mulai dari Indonesia, Amerika Serikat, Komisi Uni Eropa, Jerman, Indonesia, Singapura dan Inggris. Tak hanya itu ada juga donasi dari lembaga filantropis, Wellcome Trust dan The Bill and Melinda Gates Foundation.

Baca Juga :  Usia Lebih dari 65 Tahun, 40 Jemaah Haji Batal Berangkat Haji

Kepala Pusat Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral, Kementerian Keuangan Dian Lestari, mengajak kepada pihak yang belum terlibat agar dapat juga berkontribusi pada FIF. Ajakan untuk menjadi donor tak hanya terbatas kepada negara anggota G20, melainkan juga negara non G20 untuk berkontribusi mendukung penguatan sektor kesehatan dunia.

“Kami berharap para anggota G20 maupun non-G20 lain agar dapat berkomitmen untuk berkontribusi dana pada FIF dan bersama mengajak pihak lain untuk juga bersama berkontribusi pada inisiatif global untuk kesehatan yang penting ini,” kata Dian.

Dia melanjutkan Kepresidenan G20 Indonesia sangat mengharapkan dukungan dan kontribusi dari semua pemangku kepentingan terkait dalam upaya bersama untuk memperkuat arsitektur kesehatan global.

“Kami percaya bahwa melalui pekerjaan untuk mendirikan FIF ini, kami dapat menunjukkan kepada dunia tentang nilai multikulturalisme dalam hal memastikan dunia lebih siap untuk menghadapi pandemi di masa depan,” kata dia.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca