Banda Aceh – Mulai hari ini, Rabu, 11 Maret hingga Jumat mendatang, ada Pasar 1001 Malam di Kota Banda Aceh. Lokasinya di sisi selatan Masjid Raya Baiturrahman, tepatnya di eks lahan Hotel Atjeh.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) RI, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan sejumlah pihak lainnya.
Bernuansa Ramadan, rangkaian acaranya terdiri dari bazaar/expo kuliner serta kerajinan, panggung talenta dai cilik, klinik kesehatan gratis, hingga Klinik UMKM Bangkit untuk pendampingan legalitas usaha.
Pembukaan acara ditandai dengan penabuhan bedug oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison bersama Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.
Turut hadir di sana, Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Kerja Sama Husnan, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Leontinus Alpha Edison mengatakan bahwa aspek kemanusiaan merupakan bagian integral dari strategi pemberdayaan yang dijalankan Kemenko PM.
“Pasar 1001 Malam bukan sekadar pusat transaksi ekonomi, melainkan wadah aksi kemanusiaan,” ujar Leontinus.
Menurutnya, selain dimensi sosial, program ini berfungsi sebagai katalis untuk memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif dengan mengoptimalkan ‘aset tidur’ milik pemerintah dan BUMN. Ruang strategis yang sebelumnya tidak produktif diubah menjadi creative compound berbiaya terjangkau.












