Scroll untuk baca artikel
News

Akali Batas Bagasi, Jemaah Haji Pakai Gamis hingga 10 Lapis

×

Akali Batas Bagasi, Jemaah Haji Pakai Gamis hingga 10 Lapis

Sebarkan artikel ini

Jeddah – Sejumlah jemaah haji Indonesia menyiasati keterbatasan kapasitas bagasi dengan mengenakan gamis berlapis-lapis saat hendak kembali ke Tanah Air melalui bandara di Arab Saudi. Langkah tersebut dilakukan agar oleh-oleh yang dibeli selama di Tanah Suci tetap dapat dibawa pulang tanpa melanggar batas berat bagasi yang ditetapkan maskapai.

Sesuai regulasi penerbangan, setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa koper bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram, koper kabin 7 kilogram, serta tas selempang berisi dokumen penting. Jika melebihi ketentuan, petugas akan meminta jemaah mengurangi barang bawaan sebelum keberangkatan.

Salah seorang jemaah asal Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Marina, mengaku mengenakan sembilan lapis gamis agar pakaian dan oleh-oleh yang dibawanya tetap bisa masuk dalam koper. Cara serupa juga dilakukan jemaah lainnya, M. Yamin, yang bahkan mengalungkan kain ihram untuk mengurangi beban bagasi.

“Kopernya tidak muat kalau terlalu banyak. Jadi saya keluarkan baju-baju untuk dipakai supaya kopernya lebih longgar,” ujar Marina. Sementara Yamin mengatakan dirinya mengenakan sembilan lapis gamis ditambah kain ihram agar seluruh barang bawaan dapat dibawa pulang.

Selain persoalan bagasi berlebih, petugas haji juga masih menemukan jemaah yang mencoba membawa air zamzam dalam koper bagasi. Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, mengatakan petugas rutin menyita botol zamzam yang ditemukan karena tidak diperbolehkan dibawa dalam bagasi pesawat.

Menurutnya, sebagian jemaah berupaya mengelabui pemeriksaan dengan membungkus botol menggunakan lakban maupun aluminium foil. Namun, seluruh koper tetap dapat dideteksi melalui pemeriksaan berlapis menggunakan mesin X-Ray sebelum masuk ke pesawat. Petugas menegaskan larangan tersebut diberlakukan demi keselamatan penerbangan, mengingat kebocoran air zamzam di bagasi dapat menimbulkan risiko selama perjalanan udara.[]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca