Linimedia.id-Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi sebaran asap di sejumlah wilayah Aceh. Pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 15 Oktober 2026 menunjukkan adanya asap yang terdeteksi di beberapa area.
BMKG juga mencatat satu titik panas (hotspot) di Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada 14 Oktober 2026 hingga pukul 23.59 WIB. Jarak pandang di Aceh Utara dilaporkan menurun menjadi 2 hingga 3 kilometer, seperti yang diungkapkan Stasiun Meteorologi Malikussaleh.
Meskipun konsentrasi partikel halus PM2.5 masih terpantau dalam kategori baik hingga sedang, Zubir mengingatkan agar masyarakat tidak lengah terhadap kemungkinan kehadiran asap di Kota Banda Aceh. “Jika asap mulai menyelimuti kota, segera kurangi aktivitas di luar ruangan dan gunakan masker sebagai perlindungan,” ungkapnya pada 16 Oktober 2026.
Ia juga memperingatkan pengendara agar berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan menjaga jarak aman saat berkendara dalam kondisi jarak pandang yang terbatas akibat asap.
Zubir menekankan pentingnya memantau informasi resmi dari BMKG terkait kualitas udara dan perkembangan sebaran asap. “Jangan panik, tetapi tetap waspada. Utamakan keselamatan jika kondisi asap semakin pekat,” pesannya. Hasil pantauan Indeks Kualitas Udara (AQI) menunjukkan kualitas udara di Kota Banda Aceh berada pada tingkat ‘sedang’ dengan nilai 63 pada pagi hari ini, 16 Oktober 2026.
[Red]












