Scroll untuk baca artikel
Nasional

Sosialisasi Paham Radikal di Ponpes Al-Islah, Polres Pamekasan Diadang Massa

73
×

Sosialisasi Paham Radikal di Ponpes Al-Islah, Polres Pamekasan Diadang Massa

Sebarkan artikel ini
Dok Polres Pamekasan Personel Polres Pamekasan (ilustrasi).

LM – PAMEKASAN — Anggota Polres Pamekasan mendapat halangan dari massa saat mendatangi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Islah di Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (27/10/2022). Padahal, polisi itu datang ke ponpes untuk sosialisasi pencegahan paham radikal dan terorisme.

Kabag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah, mengatakan, peristiwa itu terjadi saat empat orang polisi usai menyampaikan sosialisasi pencegahan terorisme di Ponpes Al-Islah. Menurut Nining, sekelompok massa datang ke ponpes asuhan KH Ali Salim di Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan, itu karena salah paham.

Table of Contents

“Mereka diadang saat hendak keluar pondok pesantren oleh warga sekitar. Akan tetapi, personel yang berjumlah empat orang itu berhasil lolos dari kepungan massa dengan selamat berkat bantuan pengurus pondok pesantren,” kata Nining di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2022).

Warga mendapat kabar bahwa kedatangan polisi tersebut adalah untuk mencegah pengajian yang digelar Kelompok Pecinta Habib Rizieq di Pamekasan pada Ahad (30/10/2022). Padahal, menurut dia, keempat polisi itu datang ke Ponpes Al-Islah dalam rangka silaturahim dengan pimpinan ponpes sekaligus berkoordinasi penyuluhan tentang pencegahan paham radikal dan terorisme.

Anggota Polres Pamekasan itu juga menyerahkan bantuan lampu penerangan untuk area Ponpes Al-Islah. “Karena ada kabar yang keliru itu, maka warga lalu berdatangan dan menghadang mobil patroliBinmas yang dikendarai keempat orang personel Polres Pamekasan ini,” kata Nining.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca