Scroll untuk baca artikel
Nasional

Pertemuan Satu Meja SBY dan Megawati Semoga Bukan Basa Basi

95
×

Pertemuan Satu Meja SBY dan Megawati Semoga Bukan Basa Basi

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri bersama Try Sutrisno, Hamzah Haz, dan M Jusuf Kalla.

LM – JAKARTA — Dunia perpolitikan Indonesia dibuat heboh dengan beredarnya foto Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bertemu di perhelatan G20, Selasa (15/11/2022). Tak hanya sekadar bertemu, Megawati dan SBY bahkan duduk satu meja yang bisa dibilang sebagai momentum langka mengingat kedua tokoh politik dan petinggi partai itu kerap berseberangan.

Tentu saja pertemuan Megawati dan SBY mengundang banyak komentar. Salah satunya dari Juru Bicara Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dira Martamin. Ia menyambut pertemuan Megawati dan SBY, apalagi keduanya merupakan mantan presiden dengan pengaruh yang sangat kuat.

Table of Contents

“Biar akur beneranlah, orang tua kok marahan lama banget,” kata Dira dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (17/11/2022).

Megawati dan SBY bahkan secara kebetulan kompak mengenakan baju warna biru. Menurut Dira, warna hijau yang melambangkan kesejukan dan kedamaian akan lebih cocok dikenakan Megawati dan SBY. “Kayaknya mereka cocok pakai warna hijau,” kata Dira berseloroh.

Lebih jauh ia berharap kebersamaan Megawati dan SBY itu bukan sekadar seremonial dan kepentingan publikasi, tetapi juga untuk kepentingan bangsa Indonesia. “Jangan sampai kejadian tersebut hanya bersifat seremonial atau ngobrol sekadar basa-basi saja,” ucapnya.

Tentu, lanjutnya, rakyat Indonesia sangat ingin melihat Megawati dan SBY melakukan komunikasi politik secara kondusif dan intensif untuk kepentingan bangsa, bukan menggunakan politik pecah belah. “Harapannya, pemilu berjalan kondusif, enggak ada lagi black campaign ataupun isu SARA yang digoreng, capek,” imbuhnya.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca