Scroll untuk baca artikel
Nasional

Senator DPD: Banjir Pantura Jawa Tengah Semakin Membahayakan!

×

Senator DPD: Banjir Pantura Jawa Tengah Semakin Membahayakan!

Sebarkan artikel ini
Polisi bersama warga mendorong mobil yang mogok saat melintasi banjir di jalur Pantura, kota Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (31/12/2022). Hujan lebat menyebabkan bencana banjir di jalur pantura kabupaten Kendal sehingga arus lalu lintas tersendat

LM – JAKARTA — Senator DPD, DR Abdul Kholik, mengatakan bahwa banjir yang kini melanda kawasan pantai utara (Pantura) Jawa Tengah semakin membahayakan. Ini ditandai dengan meluasnya area yang terdampak. Selain itu, ketinggian banjir pun terus meningkat.

”Dampaknya sudah sangat terasa seperti lumpuhnya transportasi darat sehingga harus dialihkan ke jalur selatan Jawa Tengah. Luas area yang terdampak banjir hari ini, misalnya sudah hampir mencakup semua wilayah di Pantura, mulai dari Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, hingga Kudus. Jadi wilayah terdampak di Jawa Tengan itu semakin luas saja,” kata Abdul Kholik, di Jakarta, Senin (2/1/2023).

Table of Contents

Maka itu, lanjut Kholik, sekarang yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana penanganan dan pengantisipasian banjir di Jawa Tengah. Padahal, selama ini pun penyebab banjir tersebut sudah diketahui, yaitu akibat perubahan iklim yang menimbulkan ancaman rob. Selain itu, juga akibat rusaknya aliran sungai dan penurunan permukaan tanah.

Kholik mengatakan, saat ini harus ada evaluasi total mengenai besaran kemampuan mitigasi bencana banjir. “Jangan-jangan kemampuan yang dimiliki Jawa Tengah tidak sebanding dengan besarnya ancaman tersebut. Karena itulah kini diperlukan terobosan kebijakan untuk menanganinya, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya menegaskan.

Dia juga menyatakan kekhawatirannya, terutama masalah banjir ini yang dapat menghambat perekonomian wilayah, apalagi wilayah terdampak saat ini merupakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. “Ini karena sebagian kawasan industri di wilayah tersebut berada di daerah yang terkena banjir,” ujarnya.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca