Scroll untuk baca artikel
Nasional

Upaya Keluarga Makamkan WNI Korban Gempa Turki: Naik Motor Bali-Lombok

57
×

Upaya Keluarga Makamkan WNI Korban Gempa Turki: Naik Motor Bali-Lombok

Sebarkan artikel ini
Irma Korban Gempa Turki.

LM – Keluarga salah satu WNI korban gempa di Turki, Irma Lestari, berencana bersepeda motor dari Denpasar, Bali kemudian naik kapal menyeberang laut dari Pelabuhan Padangbai, menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk menguburkan jenazah almarhumah, Kamis (23/2).

Ibu dari korban, Rena (usia 61 tahun), menyampaikan ia bersama dua anak Irma yang masing-masing berusia 9 tahun dan 10 tahun, suami Irma Yoyok Hermanto, dan bapak sambung Irma, Atmari, berangkat dari rumah mereka di kawasan Denpasar Timur menuju Lombok pada Selasa (20/2).

Table of Contents

“Irma dikuburkan di Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat,” kata Rena saat ditemui di kediamannya di Denpasar, Minggu malam.

Sementara dari KBRI Ankara, Duta Besar RI untuk Turki Lalu M. Iqbal menyampaikan kepada keluarga korban jenazah Irma Lestari dijadwalkan pulang ke Tanah Air pada Rabu (22/2) dari Bandara Adana Sakirpasa, Turki, menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Dari Soekarno Hatta, jenazah Irma lanjut diterbangkan ke Lombok pada Kamis (23/2).

“Tanggal 23, jenazah (dijadwalkan) sampai di Lombok,” kata Rena, yang ditemui bersama Atmari, dua anak Irma, dan adik-adik Irma Lestari.

Di dekat rumah keluarga Irma, salah satu tetangga yang juga pecalang di Banjar Kertagraha, Kesiman Kertalangu, Denpasar, I Gusti Lanang Sandiarta mengaku tergerak untuk membantu biaya perjalanan Rena dan rombongan ke Lombok.

Ia mengaku mengenal Irma dan keluarganya yang telah tinggal di Bali lebih dari 20 tahun. “Mereka butuh bantuan,” kata Lanang.

Oleh karena itu, dia berharap ada perhatian dari pemerintah setidaknya terhadap dua anak Irma yang saat ini masih SD. Pasalnya, Irma menjadi salah satu tulang punggung keluarga, baik dari keluarga inti dan keluarga besarnya.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca