LM – Khutbah jumat meraih malam Lailatul Qadar cocok diangkat di bulan Ramadan ini. Terlebih saat ini telah memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan. Seperti diketahui, Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat spesial. Bahkan, semua umat Islam di dunia sangat menanti-nanti dan mendambakan mendapatkan keistimewaan malam Lailatul Qadar.
Akan tetapi kapan datangnya malam Lailatul Qadar masih menjadi sebuah misteri. Meski begitu, Al-Quran telah menjelaskan ciri-ciri khusus malam yang lebih utama dari seribu bulan ini. Selain itu juga dijelaskan keberkahan-keberkahan yang diberikan pada malam tersebut.
Rasulullah SAW juga menyatakan bahwa Lailatul Qadar terjadi di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Dalam sejumlah hadis menyebutkan malam mulia ini terjadi pada hari tanggal ganjil. Karenanya, khutbah Jumat meraih malam Lailatul Qadar ini sangat cocok diangkat pada hari ini.
Lantas bagaimana khutbah Jumat meraih Lailatul Qadar edisi sepuluh hari terakhir Ramadan? Melansir dari NU Online, Jumat (14/4), simak ulasan informasinya berikut ini.
Khutbah Jumat Meraih Malam Lailatul Qadar I
الحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقَهُ الْقُرْآنُ أَمَّا بَعْدُ،عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ












