Akhyar Hasan: Pemilu Harus Netral, Jujur, dan Adil

Di Monumen Tugu Darussalam, Akhyar Hasan (Baju lengan panjang warna putih), bersama civitas akademika Universitas Syiah Kuala (USK), membacakan pernyataan sikap terkait Pemilu 2024.

LM – Koordinator aksi di Monumen Tugu Darussalam, Akhyar Hasan, bersama civitas akademika Universitas Syiah Kuala (USK), menegaskan tuntutan agar Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dijalankan dengan prinsip keadilan, kejujuran, dan netralitas. Dalam pernyataan sikap tersebut, Akhyar Hasan juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi Pemilu yang dianggap bermasalah. “Dalam rangka memastikan bahwa hasil Pemilu nanti memiliki legitimasi dari rakyat sebagai pemegang kedaulatan, kami menekankan bahwa Pemilu harus dilaksanakan dengan netral, jujur, dan adil,” tegasnya saat membacakan pernyataan sikap pada Jumat, 9 Februari 2024.

Baca Juga :  Amira Handayani (8) Menghadirkan Haru di Peringatan Hari Ibu

Pernyataan sikap ini bukan semata-mata kritik tanpa solusi, melainkan sebuah ajakan konstruktif kepada pemerintah dan penyelenggara Pemilu untuk menjaga integritas dan kredibilitas proses demokrasi. Akhyar menilai bahwa penyelenggaraan Pemilu merupakan cerminan demokrasi, dan sebagai warga negara, mereka memiliki hak dan tanggung jawab untuk ikut serta dalam menjaga kualitas penyelenggaraan Pemilu.

“Penyelenggara Pemilu dan pemerintah harus bersikap netral, jujur, dan adil, serta menjadi fasilitator yang baik terhadap semua golongan,” tambahnya, mencerminkan keinginan untuk menciptakan lingkungan politik yang kondusif dan mendukung perwujudan demokrasi yang sehat.

Baca Juga :  ASN Aceh Peduli! 63 Kantong Darah Disumbangkan untuk Kebaikan Bersama

Dalam merespons kondisi politik saat ini, Akhyar Hasan juga menyoroti pentingnya mematuhi etika dan norma hukum yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah di seluruh Indonesia juga perlu menjalankan fungsi penyelenggaraan pemerintahan dengan baik sesuai dengan ketentuan konstitusi dan peraturan perundang-undangan. “Serta selalu berpedoman pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik dengan tidak mengabaikan etika dan norma,” ucapnya.

Dalam konteks ini, Akhyar Hasan dan civitas akademika USK mengajak seluruh masyarakat dan semua komponen bangsa Indonesia untuk terlibat langsung dan aktif guna memastikan pemilihan umum berjalan secara jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Pemilu dapat berlangsung sebagai wujud demokrasi yang sejati.

Baca Juga :  Kasus di SMA Negeri Modal Bangsa Berakhir Damai

“Ayo bersama-sama kita menciptakan Pemilu yang aman dan damai serta terhindar dari kekacauan,” seru Akhyar, menegaskan bahwa partisipasi semua pihak, baik dari pemerintah maupun masyarakat, adalah kunci keberhasilan dalam menjaga integritas dan keadilan Pemilu 2024.[SA]

Loading