Scroll untuk baca artikel
HeadlineKhasanah

Amalan, Pesan dan Keutamaan Bulan Rajab Menurut Rasulullah

25
×

Amalan, Pesan dan Keutamaan Bulan Rajab Menurut Rasulullah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi orang berdoa di Bulan Rajab. Foto : pixabay/Mohamed_hassan
Ilustrasi orang berdoa di Bulan Rajab. Foto : pixabay/Mohamed_hassan

LMBulan Rajab, salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam, telah tiba dengan nuansa keberkahan yang mengalir. Seiring dengan pesan Rasulullah tentang keutamaan bulan ini, umat Islam di seluruh dunia menyambutnya dengan antusiasme tinggi. Bulan Rajab, yang diwarnai oleh peristiwa besar Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad dan turunnya perintah shalat, menjadi waktu yang penuh berkah untuk meningkatkan amalan dan mendekatkan diri kepada Allah.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Bulan Rajab dimulai dengan peringatan akan dua peristiwa besar dalam Islam. Pertama, Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad, perjalanan luar biasa yang membawa Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian ke langit ketujuh. Peristiwa ini bukan hanya menegaskan keagungan Allah, tetapi juga memberikan umat Islam petunjuk berharga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Peristiwa kedua adalah turunnya perintah shalat, salah satu pilar utama dalam Islam. Bulan Rajab menjadi saat yang tepat untuk merenungkan makna mendalam dari ibadah ini, mengingat pentingnya shalat dalam membentuk karakter dan spiritualitas umat Islam.

Baca Juga :  Action Mobile Bank Aceh Semua Menjadi Lebih Mudah

Dalam hadits yang berasal dari Anas dan dikutip oleh NU Online, Rasulullah memberikan pesan yang menggambarkan keutamaan bulan Rajab. Beliau bersabda, “Rajab adalah bulannya Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulannya umatku.” Pesan ini menjadi landasan kuat bagi umat Islam untuk merenungi dan meningkatkan ibadah selama bulan ini.

Amalan Berkah yang Dianjurkan selama Bulan Rajab

Bulan Rajab memunculkan anjuran-anjuran khusus dalam meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Beberapa amalan berkah yang dianjurkan selama bulan Rajab antara lain:

1. Membaca Istighfar Pagi dan Sore

Umat Muslim dianjurkan membaca istighfar setelah shalat Subuh dan Maghrib. Dengan doa ini, mereka memohon ampunan dan rahmat Allah, serta membersihkan diri dari dosa.

Baca Juga :  46 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap Polda Aceh Selama Januari 2024

2. Puasa

Puasa di bulan Rajab tidak hanya sebagai persiapan menyambut Ramadhan, tetapi juga sebagai latihan spiritual. Puasa tanggal 1 Rajab dan puasa 3 hari (Kamis, Jumat, dan Sabtu) menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

3. Menghidupkan Malam Rajab

Malam pertama, tanggal 15, dan tanggal 27 bulan Rajab dianggap sebagai malam-malam istimewa. Menghidupkan malam-malam ini dengan amalan saleh diharapkan membawa kebaikan setara dengan amalan seratus tahun.

4. Doa Memasuki Bulan Rajab

Memulai bulan Rajab dengan doa khusus, memohon berkah dan petunjuk Allah, merupakan langkah awal yang sangat dianjurkan.

5. Tadarus Al-Qur’an

Membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur’an menjadi amalan yang penuh berkah selama bulan Rajab. Dengan mendekatkan diri kepada kitab suci, umat Islam diharapkan mendapatkan petunjuk hidup yang lebih baik.

Baca Juga :  Indonesia Hanya 30 Hari Menuju Kick-Off Piala Dunia U-17

6. Taubat dan Memperbaiki Diri

Bulan Rajab dianggap sebagai waktu yang sangat tepat untuk bertaubat, merenung, dan memperbaiki diri. Fokus pada perbaikan diri dan menjauhi dosa menjadi bagian integral dari spiritualitas bulan Rajab.

7. Bersedekah

Rasulullah saw. menganjurkan umat Islam untuk bersedekah di bulan Rajab. Janji Allah untuk menjauhkan dari api neraka sejauh jarak tempuh burung gagak menjadi motivasi ekstra untuk berbagi kepada sesama.

Makna dan Keistimewaan Bulan Rajab

Bulan Rajab bukan sekadar masa peringatan, melainkan panggilan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh keikhlasan. Peningkatan ibadah, doa, dan amal kebaikan diharapkan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Keistimewaan bulan Rajab menciptakan atmosfer spiritual yang mempersiapkan umat Islam menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kesadaran.

Baca Juga :  Diskominfotik Banda Aceh Raih Dua Penghargaan Pelayanan Publik 2025

Imam Al-Ghazali menyoroti malam-malam istimewa dalam bulan Rajab, yang memiliki keutamaan luar biasa. Orang yang melaksanakan amal kebajikan pada malam-malam tersebut dijanjikan kebaikan setara dengan amalan seratus tahun. Inilah waktu yang dianggap sangat proporsional untuk meningkatkan amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.[SA]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca