*Pandangan Masyarakat*
Dari berbagai suara masyarakat yang saya dengar, Tarmizi dinilai pemimpin yang merakyat, tidak menjaga jarak, dan berani ambil langkah tegas. Banyak orang kecil—petani, nelayan, pedagang—merasa lebih punya tempat di pemerintahannya.
Seorang warga pernah berkata dalam sebuah forum, “Tarmizi itu bukan hanya bupati, dia itu seperti abang bagi kami. Kalau ada masalah, dia dengar. Kalau ada solusi, dia usahakan.”
*Harapan ke Depan*
Meski begitu, pekerjaan rumah masih banyak: kemiskinan, pengangguran, dan pembangunan layanan dasar. Namun gaya kepemimpinan Tarmizi yang terbuka dan dekat dengan rakyat kecil membuat masyarakat Aceh Barat optimis.
Bagi saya, Tarmizi adalah simbol bahwa pemimpin sejati bukan hanya mereka yang duduk di kursi empuk, tapi mereka yang hadir langsung di tengah rakyatnya.












