Scroll untuk baca artikel
Advertorial

Dari Balai Desa ke Panggung Nasional: Jejak Perjalanan Didong Mengikuti Waktu

0
×

Dari Balai Desa ke Panggung Nasional: Jejak Perjalanan Didong Mengikuti Waktu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi.

Benang merah perjalanan Didong adalah ketangguhannya. Dari ruang kecil balai desa hingga panggung modern, Didong tetap hidup karena ia fleksibel tanpa kehilangan akar. Dalam setiap riak perubahan, Didong menemukan cara baru untuk bersuara. Ia bukan hanya seni tradisi, melainkan perjalanan panjang budaya Gayo yang mampu menyesuaikan diri, tanpa melepaskan jati diri.(Adv)

 

Table of Contents

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca