Menurut Erick, dua peristiwa tersebut menjadi pembelajaran penting bahwa reputasi sepak bola nasional tidak hanya dibangun di lapangan, tetapi juga melalui integritas dan komunikasi yang baik.
“Ini pelajaran buat kita semua. Kita harus hati-hati. Kepercayaan internasional tidak datang begitu saja. Harus dijaga dan dibangun. Karena itu, saya tidak mau asal cepat menunjuk pelatih. Kita harus bangun dulu kembali kepercayaan itu secara bertahap untuk bisa dapatkan pelatih Timnas,” ujarnya.***












