Kemudian pembiayaan mencapai Rp.21,99 Triliun atau tumbuh 15,8% secara tahunan. Sehingga aset mencapai Rp.23,43 Triliun atau naik sekitar 16,40%.
“Fokus pada pembiayaan yang berkualitas, transformasi digital dan inovasi menjadi kunci BSI menjaga kinerja yang impresif di tengah dinamika kondisi perekonomian,” lanjut Wachjono menegaskan.
Menurutnya, untuk memberikan kemudahan transaksi masyarakat di wilayah kerjanya, saat ini BSI Aceh memiliki 3 Area dengan total kantor cabang sebanyak 152 outlet, 910 ATM yang tersebar di lokasi strategis, 17.800 BSI Agen, BSI Net dan juga layanan yang bisa diakses 24 jam diantaranya BSI Call 14040 dan mobile banking BYOND by BSI.
Dia pun menambahkan, saat ini transaksi di wilayah Aceh sebagian besar sudah shifthing ke layanan digital. Per Januari 2025, jumlah pengguna BYOND di wilayah Aceh mencapai 408.911 orang. Dengan kemudahan layanan dan penawaran-penawaran menarik dari BSI, diharapkan inklusi keuangan dan perbankan syariah di BSI Aceh tumbuh secara berkelanjutan.***






