Kadisdikbud Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi, turut serta dalam aksi ini dan menyatakan bahwa keberhasilan Aksi Satu Jam Memungut Sampah melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat eselon untuk meninjau langsung program yang diinisiasi oleh Pj Bupati Muhammad Iswanto.
“Tadi kita meninjau SDN 1 Seulimeum, SMP N 1, SDN Lampisang, SDN Pasar Lampaku, SMPN Kuta Cot Glie dan SDN Banda Safa Kuta Cot Glie. Kita sudah membagi semua Kepala OPD untuk memantau sekolah yang ada di 23 kecamatan, Alhamdulillah semua berjalan dengan baik,” katanya.
Bahrul Jamil, yang akrab disapa BJ, menyatakan kebahagiannya atas berjalan lancarnya kegiatan ini di seluruh Aceh Besar. Ia juga menyoroti beberapa sekolah yang awalnya kurang bersih, namun berkat aksi ini, kini tampak bersih dan asri.
“Alhamdulillah aksi satu jam pungut sampah di Sekolah masing-masing seluruh Aceh Besar berjalan sesuai harapan sehingga ada beberapa Sekolah yang dulu nya kurang bersih dan saat ini sudah benar-benar bersih. Kita berharap program ini terus dipertahankan agar semua sekolah di Aceh Besar akan selalu nampak asri,” ungkap BJ.
Dalam pengamatannya, BJ juga mencatat bahwa beberapa sekolah mengalami kendala dengan tempat pembuangan akhir sampah. Menurutnya, hal tersebut harus segera dicari solusi oleh komite sekolah, karena kebersihan merupakan pangkal kesehatan.
“Kami lihat di lapangan ada beberapa sekolah terkendala dengan tempat buang sampah, untuk itu kami imbau agar dapat bekerjasama dengan Komite Sekolah mencari solusi,” ucapnya.






