Hasil Rekapitulasi KIP NasDem Berhasil Merebut 10 Kursi DPRA dan 71 DPRK Kabupaten Kota

Teuku Taufiqulhadi Ketua DPW NasDem Aceh. Foto : acehinfo.id

LM – Partai Nasional Demokrat (NasDem) berhasil meraih 10 kursi hasil pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) 22 Kabupaten Kota. Sementara Kabupaten Pidie saat ini sedang berjalan proses rekapitulasi.

“Dengan melihat hampir semua KIP Kabupaten/Kota telah tuntas melaksanakan pleno rekapitulasi suara, kecuali KIP Pidie, maka dapat kami nyatakan untuk saat ini bahwa Nasdem telah pulih kembali seperti sedia kala,” kata Ketua, Teuku Taufiqulhadi Ketua DPW NasDem Aceh, Senin 4 Maret 2024.

Baca Juga :  DPRD Kota Bandung Minta Penghapusan Tenaga Honorer tak Dipukul Rata

Bahkan kepercayaan yang jauh lebih tinggi, dalam Pemilu 2024. NasDem berhasil meraih kembali dua kursi DPR RI yang sempat hilang sebelumnya.

“NasDem juga berhasil meraih 10 kursi DPR Aceh. Jadi untuk pertama kali NasDem Aceh berhasil mengisi semua kursi di semua dapil DPR Aceh yang berjumlah 10 dapil tersebut,” jelasnya.

Taufik menjelaskan, pada Pemilu 2024 ini NasDem mampu menambah hampir 50 persen kursi DPRK, yang sebelumnya 47 kursi, kini menjadi 71 kursi.

Baca Juga :  Rakernas Nasdem Sudah Hasilkan 3 Bakal Capres, Diumumkan Malam Ini

“Prestasi ini ini tidak lepas dari kerja keras semua kader NasDem di semua tingkatan seluruh Aceh,” paparnya.

Kader NasDem mampu bekerjasama secara solid, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat Aceh terhadap partai yang didirikan oleh putra Aceh.

“Dengan capaian yang cukup baik ini, saya sebagai ketua DPW NasDem Aceh mengucapkan rasa bangga dan terima kasih tak terhingga kepada semua kader-kader Nasdem di seluruh Aceh,” tegasnya.

Baca Juga :  Partai Buruh Bakal Adukan Sejumlah Pelanggaran KPU ke Bawaslu

NasDem siap terlibat dalam upaya menata Aceh dalam bidang politik, ekonomi dan sosial Aceh ke depan di cabang eksekutif, sebagai partai keterwakilan masyarakat Aceh yang telah mempercayai partai dan misi partai ini.

“Ke depan, kami akan selalu solid dan berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat Aceh. Kerpecayaan yang besar masyarakat Aceh ini, kami tafsirkan sebagai sinyal bahwa kami harus bergerak lebih jauh dalam isu ke Acehan ke depan,” ungkapnya.[red]

Loading