Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Hasmi: Ucapan Bupati Muharram Bukan Hinaan untuk Pulo Aceh

×

Hasmi: Ucapan Bupati Muharram Bukan Hinaan untuk Pulo Aceh

Sebarkan artikel ini
Pulo Aceh
Hasmi Imum Mukim Pulau Nasi sekaligus warga Gampong Alue Reuyeung, Kecamatan Pulo Aceh. FOTO: DOK PRI

“Sebagai pemimpin, beliau tentu ingin memberi efek jera kepada ASN yang tidak disiplin. Tapi bukan berarti Pulo Aceh dijadikan tempat buangan. Itu hanya bentuk komunikasi tegas, bukan merendahkan,” jelas Hasmi.

Lebih lanjut, Hasmi berharap publik dapat melihat konteks ucapan Bupati Aceh Besar secara utuh, bukan hanya dari potongan kalimat yang bisa memicu salah tafsir. Ia menegaskan bahwa masyarakat Pulo Aceh selama ini justru merasakan peningkatan perhatian dari pemerintah kabupaten.

“Kami di Pulo Aceh tidak pernah merasa direndahkan. Justru kami bersyukur karena daerah kami semakin diperhatikan. Program pembangunan mulai jalan, dan komunikasi dengan pemkab juga semakin terbuka. Kami tentu senang jika Pak Bupati menambahkan jumlah tenaga kesehatan di Pulo Aceh, karena menurut kami saat ini memang kekurangan tenaga kesehatan,” tutupnya.

Sebelumnya, pernyataan Bupati Aceh Besar saat kunjungan ke Puskesmas Baitussalam menjadi sorotan setelah dikutip sebagian media. Dalam kesempatan itu, Syech Muharram meminta laporan terhadap tenaga kesehatan yang malas atau sering absen, serta menegaskan akan menempatkan mereka ke wilayah yang masih kekurangan tenaga medis seperti Pulo Aceh dan Leupung.

Namun, persepsi sebagian pihak yang menilai ucapan tersebut merendahkan wilayah Pulo Aceh kini dibantah langsung oleh tokoh masyarakat setempat. Hasmi menegaskan bahwa ucapan itu merupakan bentuk ketegasan pemimpin demi memperkuat pelayanan publik di daerah kepulauan.***

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca