Selain itu, Gus Fahrur berpandangan, anggota kehormatan Banser itu dikenal sebagai sosok muda yang memiliki kinerja bagus dan menjadi inspirasi bagi generasi milenial untuk menjadi seorang yang sukses.
“Dia dikenal luas di medsos terutama kalangan muda milenial, energik, mempunyai kinerja bagus dan kecakapan komunikasi yang baik sehingga mudah diterima siapa pun,” ungkapnya.
“Dia menjadi inspirasi anak muda untuk berani maju menjadi pengusaha hebat,” kata Gus Fahrur.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda menyampaikan dalam paparannya menurutkan kedekatan Erick Thohir dengan NU membawanya menempati kedua sebagai cawapres di basis pemilih NU yaitu Provinsi Jatim.
Pada simulasi 10 nama wakil presiden di Jatim, posisi pertama ditempati Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa 18,6 persen unggul tipis dari Erick Thohir 18,3 persen, sementara nama lainnya berada di bawah angka 10 persen.
“Jadi basis kiai NU di Jawa Timur cawapresnya menguat ke sini,” ujar Hanta.
Selain unggul di wilayah Jateng dan Jatim, nama Erick juga muncul sebagai bakal cawapres di DKI Jakarta. Elektabilitas Erick menempati urutan kedua dengan angka 17,2 persen, di bawah Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Adapun posisi ketiga diisi Ridwan Kamil dan Sandiaga Salahuddin Uno 14,5 persen
Sementara itu, di Jawa Barat Erick Thohir masuk dalam tiga besar dengan elektabilitas 10,3 persen, AHY 14,4 persen, dan Ridwan Kamil di posisi teratas 29,1 persen. Sedangkan Di Banten, Erick Thohir menduduki urutan keempat dengan elektabilitas 11,7 persen. Urutan pertama diduduki AHY 29,7 persen, Ridwan Kamil 16,6 persen, dan Sandiaga Uno 13,1 persen.












