Wisata  

Jalur Pelayaran Segitiga Antarpulau Dibuka, Wisata Pulo Aceh Semakin Menarik!

Kabar menggembirakan bagi masyarakat Aceh Besar, khususnya warga Kecamatan Pulo Aceh dan tentunya para wisatawan yang berkunjung ke Aceh.

LM – Kabar menggembirakan menyapa masyarakat Aceh Besar, khususnya warga Kecamatan Pulo Aceh dan para wisatawan, dengan dibukanya jalur pelayaran segitiga yang menghubungkan Pelabuhan Ulee Lheue, Lamteng (Pulo Nasi), dan Balohan, Sabang. Inisiatif ini dilakukan oleh PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Fery Indonesia, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga :  Aceh Selatan Memukau Penonton di PKA ke-8 dengan Tari Pho

Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, dalam konferensi pers pada Rabu (17/01/2024), menyampaikan bahwa rute baru ini menjadi terobosan penting untuk mendongkrak perekonomian dan sektor wisata di daerah tersebut. Fokus utamanya adalah membuka akses wisata di Pulo Aceh, terutama Pulo Nasi, sehingga para wisatawan dapat menikmati pesona wisata yang terintegrasi dengan segitiga pelancongan Banda Aceh-Pulo Aceh dan Sabang.

“Nantinya, para wisatawan atau pelancong bisa menikmati pesona wisata di Pulo Nasi, yang terintegrasi dengan segitiga pelancongan, Banda Aceh-Pulo Aceh dan Sabang. Sehingga tidak stagnan di satu lokasi, namun berpindah lokasi wisata dengan panorama laut dan alam yang eksotis,” ujar Iswanto.

Baca Juga :  Yuk Ramaikan PKA 8 dan Simak Rangkaian Kegiatannya, Besok Dibuka

Keberadaan jalur segitiga ini diharapkan membuka peluang baru untuk meningkatkan ekonomi warga Pulo Aceh, dengan menambah peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Pelayaran antara Lamteng-Balohan tersedia setiap hari, sementara pelayaran Ulee Lheue-Lamteng dilayani pada hari Senin, Rabu, Sabtu, dan Minggu.

Meskipun jadwal pelayaran ini direncanakan dimulai pada Kamis (18/01/2024), namun karena faktor cuaca yang tidak memungkinkan, pelayaran perdana akan ditunda untuk sementara waktu. Iswanto menegaskan harapannya agar warga Pulo Aceh memanfaatkan layanan pelayaran ini untuk menggairahkan potensi pemberdayaan ekonomi lokal.

Kapal penyeberangan yang akan melayani rute baru ini adalah KMP Papuyu, yang sebelumnya telah melayani rute reguler Ulee Lheue-Lamteng (PP). Informasi terkini mengenai jadwal pelayaran perdana akan segera dikonfirmasi oleh pihak ASDP kepada Pemkab Aceh Besar.[red]

Loading