“Di masa kepemimpinan Mualem-Abu Razak, kontingen PON Aceh sukses naik ke peringkat17 dengan raihan 8 medali emas. Selanjutnya, di PON Papua kontingen PON Aceh melompat ke peringkat 12 dengan Raihan 11 medali emas. Sementara saat menjadi Ketum KONI Aceh, Abu Razak sukses membawa pretasi kontingen PON Aceh melompat tinggi dengan menempati peringkat 6 di klasemen akhir dengan torehan 65 medali emas,” sambung Kak Na.
Kak Na menambahkan, Abu Razak merupakan tokoh lintas generasi dan institusi yang sukses berevolusi dari pejuang yang mengangkat senjata menjadi pejuang di sektor olahraga Aceh dan sukses.
“Tangan dingin dan semangat juang almarhum dalam memajukan olahraga Aceh tentu harus kita tiru. Ini penting untuk mengharumkan nama dan citra Aceh di tingkat nasional dan dunia,” ucap Kak Na.
Sebagaimana diketahui, Abu Razak berpulang pada awal Ramadhan 1446 Hijriah lalu, saat sedang menunaikan ibadah Umrah di Tanah Suci Mekah. Usai tahlil dan do’a bersama Kak terlihat akrab berdialog dengan istri Almarhum Abu Razak Rita Satria dan anggota keluarga lainnya. []
The post Kak Na: Almarhum Abu Razak, Teguh di Masa Perjuangan, Sukses Mengisi Perdamaian appeared first on BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA ACEH.






