Scroll untuk baca artikel
Nasional

Ketua DPD PDIP Jawa Timur Mundur

57
×

Ketua DPD PDIP Jawa Timur Mundur

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi mundur dari jabatannya. (ilustrasi)

LM – SURABAYA — Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat menjelaskan, Kusnadi mengajukan pengunduran diri dari jabatan ketua DPD Jawa Timur. Alasannya, menurut Djarot, agar yang bersangkutan bisa berkonsentrasi pada proses penegakan hukum dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh KPK.

“Maka DPP Partai mengabulkan permohonan tersebut. Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri juga terus mengingatkan kepada kader partai untuk tidak melakukan korupsi dan menyalahgunakan kekuasaan,” ujar Djarot di kantor DPD PDIP Jatim di Surabaya, Sabtu (4/2/2023) malam.

Table of Contents

Djarot mengatakan, DPP PDI Perjuangan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, dan menilai apa yang dilakukan Kusnadi sebagai sikap kesatria, sikap bertanggung jawab dalam mengedepankan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi dan golongan.

“Pengunduran Pak Kusnadi dari jabatannya sebagai ketua DPD PDI Perjuangan, kami apresiasi karena Pak Kusnadi tidak ingin mengganggu proses konsolidasi dalam rangka Pileg dan Pilpres,” ucapnya.

Djarot menegaskan, atas dasar hal tersebut DPP PDI Perjuangan percaya sepenuhnya pada KPK bahwa di dalam proses pemberantasan korupsi ini asas praduga tidak bersalah selalu dikedepankan. “KPK juga kami percaya untuk terus menjalankan program pemberantasan korupsi dengan adil,” ujar Djarot.

Dalam evaluasi DPP partai, menurut Djarot, kebijakan alokasi anggaran yang dimiliki DPRD Provinsi Jawa Timur merupakan bagian dari hak budgeting yang dimiliki dewan. “Dalam sistem proporsional terbuka, setiap anggota dewan memang dituntut untuk mengedepankan fungsi elektoral, dengan mendorong alokasi anggaran untuk dapilnya,” ucapnya.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca