Scroll untuk baca artikel
Nasional

Kualitas Udara Jakarta Tembus Indeks 193, Kategori Tidak Sehat

83
×

Kualitas Udara Jakarta Tembus Indeks 193, Kategori Tidak Sehat

Sebarkan artikel ini

LM, JAKARTA — Lembaga data kualitas udara IQ Air menempatkan, Jakarta sebagai kota paling berpolusi di Indonesia. Indeks kualitas udara di ibu kota ini menduduki angka 193 pada Senin (20/6/2022) pagi.

Melansir dari laman resmi IQ Air di Jakarta, kualitas udara ibu kota masuk kategori tidak sehat karena konsentrasi PM2.5 saat ini 27,4 kali dari nilai pedoman kualitas udara tahunan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Table of Contents

Konsentrasi PM2.5 di Jakarta berada pada angka 136,9 gram per meter kubik.PM2.5 mengacu pada materi mikroskopis tertentu dengan diameter 2,5 mikrometer. Atau kurang, dengan berbagai efek merugikan pada kesehatan manusia dan lingkungan. Dan karena itu, merupakan salah satu polutan utama yang digunakan dalam menghitung kualitas udara kota atau negara secara keseluruhan.

Berdasarkan analisa BMKG, konsentrasi PM2.5 yang tinggi di Jakarta dipengaruhi oleh berbagai sumber emisi baik yang berasal dari sumber lokal. Seperti transportasi dan residensial, maupun dari sumber regional dari kawasan industri dekat dengan Jakarta.

Selain itu, proses pergerakan polutan udara seperti PM2.5 dipengaruhi oleh pola angin yang bergerak dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Angin yang membawa PM2.5 dari sumber emisi dapat bergerak menuju lokasi lain sehingga menyebabkan terjadinya potensi peningkatan konsentrasi PM2.5.

Faktor lainnya yang mempengaruhi peningkatan PM2.5 bersumber dari tingginya kelembapan udara yang menyebabkan peningkatan proses adsorpsi atau perubahan wujud dari gas menjadi partikel. Proses ini menyebabkan terjadinya peningkatan konsentrasi PM2.5 yang difasilitasi oleh kadar air di udara.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca