Penghasilan hanya Rp10 Ribu per Hari
Semua pengorbanan dilakukan. Ia rela ngesot di sepanjang jalan berjualan lato-lato demi penghasilan yang tidak seberapa.
Begitu miris, setiap harinya kakek Jai hanya mendapatkan upah sebesar Rp10 ribu saja. Namun ia harus menempuh jarak begitu jauhnya dengan cara mengesot.
“jarak 6 KM PP sambil ngesot demi upah 10 ribu/hari. Kakek juga cerita, katanya sudah 1
bulan kakek sering tidur di jalan demi mengumpulkan biaya untuk bayar kontrakan, beli obat, dan beras. 😭,” pungkas keterangan.
Kisah pilu kakek Jai berjualan lato-lato dengan kondisi keterbatasan fisiknya ini terekam oleh kamera seorang netizen yang kemudian menarik simpati banyak masyarakat.(Merdeka.com)










