LM – Di bawah jembatan Lamnyong, sebuah kejadian mencekam terjadi pada Senin malam (18/3/2024) saat seorang penjual kopi, Arie Wahyu Priady, tanpa sengaja menemukan sesuatu yang mengejutkan: mayat seorang pria tenggelam di Krueng Lamnyong. Kejadian tragis ini segera dilaporkan kepada Polsek Syiah Kuala Polresta Banda Aceh, membuka sebuah misteri yang harus dipecahkan.
Mayat yang dikenali sebagai BW, seorang pria berusia 30 tahun dari Tanjung Deah, Darussalam, Aceh Besar, ditemukan mengambang dalam posisi telungkup, mengenakan kaos biru dengan corak merah. Penemuan itu berawal dari perhatian Priady yang, sedang duduk menunggu pelanggan, secara kebetulan melihat ke arah sungai dan menemukan sesuatu yang aneh.
“Ini bukan sampah,” pikirnya pada awalnya. Namun, semakin mendekati, terkuaklah kenyataan yang menakutkan. Priady dan rekan-rekannya segera memberi tahu pihak berwenang, yang dengan cepat menarik garis polisi di sekitar tempat kejadian.
Namun, misteri belum berakhir. Sendal korban ditemukan 100 meter dari tempat penemuan mayat, meninggalkan pertanyaan tentang bagaimana korban bisa berada di sana. Apakah ini sebuah kebetulan atau ada tindak kriminal di baliknya?
Pihak keluarga menambahkan lapisan misteri dengan menolak untuk melakukan visum et revertum, menyatakan bahwa BW menderita epilepsi. Namun, apakah penyakit ini ada kaitannya dengan kematiannya?
Pihak berwenang sekarang memusatkan perhatian mereka pada penyelidikan yang lebih mendalam, mencari jawaban atas pertanyaan yang membingungkan ini. Bagaimana seorang pria bisa berakhir di sungai dalam posisi yang begitu mencurigakan? Apakah ini hanya kebetulan atau ada hal yang lebih gelap di baliknya?[SA]






