Selain itu, Presiden turut menyoroti penggunaan seng sebagai atap yang dinilai kurang kondusif karena menimbulkan panas dan mudah berkarat. Ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi pemakaian seng dengan beralih menggunakan genteng sebagai alternatif. Presiden juga mendorong koperasi daerah untuk memproduksi genteng secara lokal sebagai salah satu upaya memperkuat perekonomian daerah.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rakornas ini merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia. Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar seluruh agenda pembangunan nasional dapat berjalan selaras dan berkesinambungan.
Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun kesamaan visi dan langkah nyata antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk Pemerintah Aceh, dalam memperkuat pelaksanaan program-program prioritas nasional sekaligus pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat Aceh. []
The post Mualem Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah appeared first on BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA ACEH.




