“Ada bansos khusus warga miskin yang lewat kementerian lain dan pemerintah daerah lewat dana alokasi khusus (DAK) juga Dana Desa. Tetapi bisa dipastikan jumlah totalnya tidak sampai Rp 500 triliun,” ujar Muhadjir.
Muhadjir juga angkat bicara terkait pesan MenPAN RB agar dana kemiskinan jangan habis untuk rapat dan perjalanan dinas. Muhadjir menilai, era Presiden Joko Widodo saat ini lebih ketat terkait studi banding dan perjalanan dinas.
“Berapa dana untuk penanggulangan kemiskinan yang habis dipakai untuk rapat, perjalanan dan studi banding saya tidak tahu persis. Tetapi saya kira sudah jauh berkurang karena presiden sangat keras memperingatkan hal itu. Apalagi dua tahun terakhir selama pandemi ada kebijakan PPKM,” kata Muhadjir.
Muhadjir juga telah menkonfirmasi pernyataan MenPAN RB terkait dana kemiskinan tersebut yang belum optimal.
“Pak Menpan RB bermaksud menjelaskan bahwa ada sebagian program penanggulangan kemiskinan di daerah-daerah yang belum optimal, seperti sebagian dananya digunakan untuk rapat dan perjalanan dinas. Jadi bukan “habis” untuk rapat dan perjalanan dinas,” katanya.(Republika.co.id)












