Scroll untuk baca artikel
Internasional

Negara Hancur Akibat Banjir, Pakistan Sibuk Cari Pinjaman Luar Negeri

75
×

Negara Hancur Akibat Banjir, Pakistan Sibuk Cari Pinjaman Luar Negeri

Sebarkan artikel ini

LM – Setelah sepertiga negara terendam banjir ekstrem selama berbulan-bulan, Pakistan kini menghadapi krisis ekonomi yang semakin dalam dan utang luar negeri yang menumpuk.

Meski begitu, negara yang kerap berkonflik dengan India tersebut tidak ingin utangnya ditangguhkan atau direstrukturasi.

Table of Contents

Menurut Perdana Menteri Shehbaz Sharif, yang paling dibutuhkan Pakistan saat ini adalah penambahan dana pinjaman internasional yang akan mereka gunakan untuk memulihkan kerusakan akibat banjir.

“Kami tidak meminta tindakan apa pun seperti penjadwalan ulang atau moratorium. Kami meminta tambahan dana,” ujarnya seperti dimuat The Financial Times.

“Negara ini membutuhkan sejumlah besar uang untuk membangun kembali jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya yang rusak atau hanyut,” tambahnya.

Rincian dana tidak banyak dibahas oleh PM Pakistan saat ini. Namun, masih dengan perkiraan yang sama, di mana kerugian akibat banjir mencapai Rp 465 triliun.(Republika.co.id)

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca